Kodim 0108/Agara dan Warga terus Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Lawe Pinis, Aceh Tenggara
Meunan News id.Kutacane – Semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Lawe Pinis, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (23/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama warga setempat bahu-membahu melaksanakan sejumlah pekerjaan konstruksi, di antaranya pengecoran rangkaian besi yang menjadi bagian dari pondasi serta penguatan tali sling jembatan. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan penuh kehati-hatian untuk memastikan setiap bagian konstruksi terpasang dengan kuat dan sesuai tahapan pembangunan.
Sejak pagi, Babinsa dan masyarakat tampak bekerja bersama menyiapkan material, menyusun serta merangkai besi, mengikat bagian-bagian besi agar kokoh, hingga melaksanakan proses pengecoran. Kekompakan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran dan percepatan pembangunan jembatan yang nantinya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat.
Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Perintis terus dikerjakan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat di setiap tahapan pekerjaan.
“Pekerjaan terus kita lakukan bersama-sama. Babinsa dan warga saling membantu, mulai dari menyiapkan material, merangkai dan mengikat besi, hingga proses pengecoran. Kekompakan seperti ini sangat membantu dalam mengejar target pembangunan,” ujar Peltu Jumadin Selian.
Menurutnya, pembangunan jembatan membutuhkan kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak. Partisipasi aktif masyarakat tidak hanya membantu mempercepat pekerjaan di lapangan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum yang nantinya akan dimanfaatkan secara bersama-sama.
Antusiasme masyarakat terlihat dari kesediaan warga meluangkan waktu dan tenaga untuk bergotong royong bersama personel TNI. Mereka secara sukarela turut membantu berbagai pekerjaan di lokasi pembangunan karena keberadaan jembatan tersebut sangat dinantikan sebagai akses penghubung yang lebih mudah dan aman bagi masyarakat.
Jembatan Gantung Perintis tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi aktivitas masyarakat, khususnya dalam mendukung akses menuju lahan pertanian, kegiatan ekonomi, pendidikan, serta memperlancar hubungan sosial antarwilayah.
Dengan tersedianya akses penghubung yang lebih baik, masyarakat nantinya diharapkan dapat melakukan mobilitas dengan lebih mudah, termasuk mengangkut hasil pertanian dan memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga yang turut bergotong royong menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan jembatan tersebut. Ia mengatakan bahwa masyarakat sangat mendukung pembangunan karena manfaatnya akan dirasakan secara langsung oleh warga.
“Warga tentu sangat mendukung pembangunan ini. Kami ikut membantu karena jembatan ini nantinya juga untuk kepentingan masyarakat. Mudah-mudahan pembangunannya berjalan lancar dan segera dapat digunakan,” ungkapnya.
Kegiatan gotong royong tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya dalam bidang pembinaan dan menjaga keamanan wilayah, tetapi juga turut mendorong kepedulian serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah binaannya.
Melalui kerja sama, komunikasi, dan semangat gotong royong yang terus terjaga, seluruh tahapan pembangunan Jembatan Gantung Perintis diharapkan dapat diselesaikan sesuai rencana. Babinsa bersama masyarakat akan terus memberikan dukungan agar jembatan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak positif bagi peningkatan aktivitas serta kesejahteraan masyarakat setempat.
Tidak ada komentar