Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Aceh Akan Melaksanakan Burni Telong Festival 2021

    Banda Aceh ( Meunan,News id.  ) Rabu 27-10-2021, Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melaksanakan Burni Telong Festival 2021 untuk pertama kalinya secara virtual ( Live Delay ) pada tanggal 29-30 Oktober 2021 nanti.

    Even ini menampilkan kombinasi antara seni, budaya Gayo dan unsur alam gunung Burni Telong dengan tema ” Harmoni dalam Budaya “.

    Kepala Disbudpar Aceh Jamaluddin SE MSi Ak mengungkapkan, industri pariwisata di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Pulau Sumatera sudah mulai bangkit dan berperan dalam mendukung upaya pemeliharaan dan penguatan nilai-nilai sosial budaya serta membangun kesadaran masyarakat terhadap upaya konservasi lingkungan.

    Nah, Aceh sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di kawasan paling barat pulau Sumatera, terlebih dataran tinggi Gayo, memiliki ragam potensi wisata yang berkarakter seni dan budaya yang majemuk dan unik, tutur Jamaluddin SE MSi Ak.

    Lebih lanjut Kadisbudpar Aceh menjelaskan, Gunung Burni Telong adalah salah satu pegunungan di Pulau Sumatera yang menawarkan eksotisme alam dengan berbagai keunikan flora dan fauna yang menjadi sumber ilmu pengetahuan dan petualangan bagi para pecinta alam.

    Jadi, sebut Kadisbudpar Aceh lagi, Burni Telong Festival 2021 ini merupakan kemasan kegiatan seni dan budaya yang digelar secara virtual, di mana kombinasi antara seni, budaya Gayo dan unsur alam Gunung Burni Telong yang dilakukan secara visual dengan pementasan panggung yang menarik.


    Ditempat terpisah, Kabid Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh, Nurlaila Hamjah menambahkan, Burni Telong Festival 2021 kali ini sangat berbeda dengan kegitan Burni Telong sebelumnya, di mana kegiatan Burni Telong sebelumnya yaitu berupa even mendaki gunung.

    ” Sebelumnya di lokasi Burni Telong diadakan even mendaki gunung bertajuk ‘Ekspedisi Burni Telong 2018 ’.

    Sementara saat ini di masa pandemi, kegiatan tersebut berubah konsep yakni secara virtual yang didalamnya ada music ethnik, theatrikal, pentas seni dan peusijuk, ujar Nurleila Kabid Bahasa dan Seni.

    Kabid Bahasa dan Seni ini juga menyebutkan, budaya dan seni mempunyai pengaruh yang sangat kuat dalam genesis kesenian tradisional Aceh. Kesenian tersebut mampu memberikan kontribusi yang sangat besar dalam pencapaian target pariwisata.

    Dalam rangka meningkatkan pencapaian tersebut, maka akan dilakukan pengenalan lebih dalam ke masyarakat luas tentang budaya dan seni Gayo dengan pagelaran virtual bertajuk ‘ Burni Telong Festival 2021 ’. Kegiatan ini nantinya juga menghadirkan sejumlah talenta dari tanah Gayo, ungkap Nurlaila Kabid Bahasa dan Seni Disbudpar Aceh.

    Penulis : Akmal.

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad


    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728